Puluhan Pemuda Pancasila Banjarnegara geruduk Pabrik Garmen di Masaran, ada apa?

 

Foto : Fakta Jurnal


FaktaJurnal.com Banjarnegara - Puluhan Ormas Pemuda Pancasila Banjarnegara datangi pabrik Garmen PT. Purnama Asih Surya Indonesia Yang berada di Desa Masaran Kecamatan Bawang Jl. Tampomas Masaran, pada Kamis (06/03/2025). Koordinator Aksi ini dipimpin Imam Budi Yanto, Kedatangan Ormas Pemuda Pancasila (PP) diterima langsung staf dari pabrik Garmen dan hanya perwakilan yang masuk untuk audensi dengan pengurus pabrik. 

Maksud kedatangan Ormas Pemuda Pancasila dalam Audensi tersebut memperjuangkan hak hak buruh yang belum terpenuhi dan ketemu secara langsung dengan pihak pengelola pabrik Garmen. 

Ketua koordinator Aksi Imam Budi Yanto menyampaikan " beberapa buruh di pabrik tersebut melaporkan kepada kami ada beberapa hak yang tidak terpenuhi, disini kita hadir mendampingi buruh ini dalam memperjuangkan hak mereka, beberapa tuntutan yang di rasa oleh sebagian buruh tidak sesuai".

Lanjut Budi, di antaranya tidak adanya BPJS jaminan kerja padahal di setiap buruh pabrik wajib memiliki BPJS sebagai jaminan kerja, waktu kerja lembur juga tidak terbayarkan dan tidak pernah di hitung bila melebihi jam kerja serta gaji juga di rasa masih kurang dengan ke tatapan UMK yang ada di Kabupaten Banjarnegara. 

Audensi tersebut berjalan satu jam di ruangan HRD pabrik, setelah selesai audensi berikan jawaban "menunggu untuk kelanjutan tuntutan yang kami ajukan" Ujar salah satu yang ikut audensi. 

Bagian HRD Agung Wicaksono saat dikonfirmasi   di ruang HRD membenarkan bahwa ada audensi dengan Anggota Ormas Pemuda Pancasila, " tadi jam 10 ada audensi dengan PP yang sebelumnya saya sendiri belum tahu mau ada audensi "



Agung menambahkan " Memang ada tuntutan dari Pemuda Pancasila bahwa itu semuanya normatif, kami juga sudah mengikuti regulasi peraturan yang ada mulai dari gaji sesuai UMK juga sudah ada monitoring dari satuan pengawas dan dari Disnaker juga sudah kesini, soal gaji sudah sesuai UMK sebesar Rp. 2.170.400 ".

Masih Agung, kalau soal BPJS ketenagakerjaan kami memang sudah dapat teguran dari Dinas BPJS ketenagakerjaan, kami sudah menambah ada 2 program sejumlah 50 karyawan, untuk BPJS jaminan ketenagakerjaan dan kematian. 

Disisi lain Anas Hidayat.SE., Ketua DPRD Kota Banjarnegara saat di temui di ruang DPRD memberikan tanggapannya tentang hal ini, "bahwa tadi saya menerima tamu dari rekan kita Pemuda Pancasila terkait hal ini, mereka juga menceritakan bahwa ada hak hak buruh yang perlu diperjuangkan dan saya sampaikan ucapan terimakasih kepada Pemuda Pancasila yang sudah melakukan pendampingan terhadap masyarakat, telah menunaikan tugasnya untuk masyarakat yang membutuhkan pendampingan serta memperjuangkan atas hak haknya. 

Masih Anas," tetapi kita di Banjarnegara ini juga masih membutuhkan investor asing agar tumbuhnya perekonomian di Banjarnegara, mungkin hal ini di butuhkan komunikasi yang baik antara  Pabrik Garmen dengan masyarakat luas agar tercipta konduktivitas yang baik, dalam hal ini Pemuda Pancasila sudah cukup baik karena sudah membantu memperjuangkan hak hak yang belum terpenuhi, saya sampaikan juga kepada rekan kita Pemuda Pancasila agar komunikasi dengan kearifan sehingga tercipta suasana yang baik".Ujarnya